Langsung ke konten utama

Membaca, Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

Identitas buku

Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

oleh Najelaa Shihab

Cetakan pertama Juli 2020

oleh penerbit Literati, Ciputat.

dengan 160 halaman

Aku membaca melalui aplikasi iPusnas


 Aku sudah jatuh cinta pada buku ini sejak di Kata Pengantar.

Kalau kalian mencari esai akademik, saya rasa buku ini tidak terlalu cocok, karena buku ini lebih cocok disebut curahan perasaan dari penulis atas pengalaman-pengalamannya.

Terbagi dalam 17 Chapter, dan sebelum masuk ke Chapter baru disajikan kutipan yang mungkin menggambarkan tersebut.

"Kebahagiaan dilengkapi oleh begitu banyak kelekatan hubungan. Tanpa pasangan tidak menghapus keberhasilan lain yang sudah diraih perempuan." -Halaman 25

Dalam Chapter 4, tulisan di dalamnya sangat kompleks. Menggambarkan peran seorang perempuan sebagai istri, menantu, ibu, sekaligus anak.

"Perempuan yang berkarya di luar rumah, bukan sekadar untuk mendapatkan uang, tetapi menjadi teladan; bukan hanya mendukung ekonomi, tetapi menjalankan hak asasi."

"Saya bukan saja percaya bahwa 'surga ada di telapak kaki ibu', tetapi juga percaya bahwa sebagai perempuan kita bisa saling memudahkan perjalanan menuju ke sana. Caranya, dengan saling menularkan kebiasaan bermakna di keluarga."


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Janji Kader | Lirik Muhammadiyah

Janji Kader ( Cipt. M. Izzul Muslimin) Dikala akhir taruna melati ada tanya yang menyentuh dalam hati sudah siapkah aku kini menjadi kader yang sejati telah banyak yang aku dapatkan tentang arti hidup dan perjuangan fisabilillah ditegakkan lewat kata, perilaku dan perbuatan kumohon, Kuatkan ya Allah agar dapat ku jalankan amanah umat dan ikatan demi agama islam kini tiba saat diwujudkan apa yang telah diberikan semoga allah meridhoi niat tulus ini telah banyak yang aku dapatkan tentang arti hidup dan perjuangan fisabilillah ditegakkan lewat kata, perilaku dan perbuatan kumohon, kekuatan ya Allah agar dapat ku jalankan amanah umat dan ikatan demi agama islam kini tiba saat diwujudkan apa yang telah diberikan semoga allah meridhoi niat tulus ini

bersama Kesendirian

Pada akhirnya dan kenyataannya, Manusia harus mampu bertahan di antara kesendirian Melawan kesendirian itu sendiri Bukan menunggu ada yang menemani Kawan, yang disampingmu itu kadang harus pergi, Dalam dekat atau jauh, Dalam lama atau sebentar, Dalam siapa yang akan pamit terlebih dahulu. Ketahuilah kamu hidup bersama kesendirian yang menemani Kadang sendiri melemahkanmu, Merenggut separuh kekuatan untuk bangkit, Menghapus kebahagiaan, Lalu menyayat luka baru untuk dikasihani. Kesendirian itu selalu bersamamu, Sekalipun ada ia di sampingmu Sendiri bukan berarti sepi. Karena sepi tak selalu tertarik pada yang single, Kadang ia hadir pada mereka yang sudah menjalin hubungan, Menjadi orang ketiga lalu mengacaukan segalanya. Belajarlah dari kesendirian, Ketika sendiri kau lemah? Bentuk kamu menjadi kekuatan yang menopang! Yang tak akan pernah membiarkan sendiri mengusik kebersamaanmu dengan kekuatan. Bangkit, Menari, Atau lak...

terima kasih,

Terima kasih, bang.  Kuucap itu seolah benar-benar menghadapimu. Tentu tak sepenuhnya karenamu,  Mungkin hanya sebagian kecil.  Tapi, sungguh, sedikit banyak semuanya terjadi karena aku terinspirasi olehmu.  Ketika sore kemarin berlalu, Itu berarti ada satu langkahku menuju kamu. Kau tau? Alasan untuk apa-apa yang kulakukan sedikit banyak adalah kamu. Terima kasih, bang.  Aku seolah mendengar kalimat 'sama-sama' dari mulutmu. 20 Juli 2020