Langsung ke konten utama

7 Days Writing Challenge - Day 5

.
Ada pertanyaan yang harus ku jawab. Yaitu; Siapa yang sangat ingin kamu temui dalam waktu dekat ini?

Beruntung sekali orang - orang yang aku sayang, ada di sini. Jadi kalau ditanya siapa yang ingin aku temui dalam waktu dekat ini, aku pasti bingung. Siapa yang benar - benar pantas untuk dirindukan?
Tapi kalau boleh, aku ingin bertemu dengan semua keluarga besarku. Semuanya hadir tanpa terkecuali.

Ini yang berat kan?







Sebenarnya aku sedang rindu seseorang, seorang lelaki. Tapi aku berfikir, apa waktunya tepat untuk bertemu dalam waktu dekat? Lantas kalau kita bertemu kita mau apa? Juga tempat apa yang sangat cocok? Ah, semua pertanyaan itu sekarang (atau bahkan selalu) bersarang di otakku.

Aku memilih mengendapkan lagi rinduku, biarkan seperti ini saja. Jangan bertemu dulu.

Dan, apa lantas aku gagal dalam pertanyaan ini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bersama Kesendirian

Pada akhirnya dan kenyataannya, Manusia harus mampu bertahan di antara kesendirian Melawan kesendirian itu sendiri Bukan menunggu ada yang menemani Kawan, yang disampingmu itu kadang harus pergi, Dalam dekat atau jauh, Dalam lama atau sebentar, Dalam siapa yang akan pamit terlebih dahulu. Ketahuilah kamu hidup bersama kesendirian yang menemani Kadang sendiri melemahkanmu, Merenggut separuh kekuatan untuk bangkit, Menghapus kebahagiaan, Lalu menyayat luka baru untuk dikasihani. Kesendirian itu selalu bersamamu, Sekalipun ada ia di sampingmu Sendiri bukan berarti sepi. Karena sepi tak selalu tertarik pada yang single, Kadang ia hadir pada mereka yang sudah menjalin hubungan, Menjadi orang ketiga lalu mengacaukan segalanya. Belajarlah dari kesendirian, Ketika sendiri kau lemah? Bentuk kamu menjadi kekuatan yang menopang! Yang tak akan pernah membiarkan sendiri mengusik kebersamaanmu dengan kekuatan. Bangkit, Menari, Atau lak...

terima kasih,

Terima kasih, bang.  Kuucap itu seolah benar-benar menghadapimu. Tentu tak sepenuhnya karenamu,  Mungkin hanya sebagian kecil.  Tapi, sungguh, sedikit banyak semuanya terjadi karena aku terinspirasi olehmu.  Ketika sore kemarin berlalu, Itu berarti ada satu langkahku menuju kamu. Kau tau? Alasan untuk apa-apa yang kulakukan sedikit banyak adalah kamu. Terima kasih, bang.  Aku seolah mendengar kalimat 'sama-sama' dari mulutmu. 20 Juli 2020