Langsung ke konten utama

Twenty One Pilots featuring Ragil #1

Turn away
If you could get me a drink,
Of water
`cause my lips are chapped and faded

Jangan salahkan.
Pada hati yang memilih pergi.
Sungguh,
Mereka punya alasan yang masuk di akal.
Walau kadang tak diinginkan.

Karena cinta.....
Yang sejati tak akan menyakiti.

Call my aunt marie
Help her gather all my things
And Bury me In all my favourite colours
my sisters and my brothers
still,

Tapi,
Bukankah pamit padamu sudah kulakukan?
Jangan salahkan aku,
Kumohon,
Karena ini juga berat untukku.

Bukan juga kamu yang bersalah.
Namun jika tetap seperti itu,
Maka,
Biarkan aku yang pergi.
Dan lepaskan semua belenggu sendumu.

I will not kiss you
`cause the hardest part of this is leaving you

Apa perlu kuulang lagi?
Berhentilah mencintaiku.
Karena tak mungkin bagiku,
Memenjarakanmu dalam situasi rumit,
sekaligus menyakitkan.

Berhenti,
Jangan beranggapan hanya kamu yang terluka.
Karena yang harus kau tahu,
Melepasmu,
berarti memotong  nadiku.

Now turn away
`cause i’m awfull just to see
‘cause all my hair’s abandoned all my body
All my agony
Now that i will never mary

Pergi,
Dan tenggelamkan sedihmu dalam putaran waktu.
Di dunia ini tak ada yang abadi,
Mungkin juga ingatan tentang aku.

Baby i’m just soggy from the chemo
But Counting down the days to go
It just ain’t living
And i just hope you know

Kuharap kau mengerti.

That if you say
Goodbye today
I’d ask you yo be true
 ‘cause the hardest part of this is leaving you
‘cause the hardest part of this is leaving you

Bahwa bukan hanya kamu yang terluka.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

bersama Kesendirian

Pada akhirnya dan kenyataannya, Manusia harus mampu bertahan di antara kesendirian Melawan kesendirian itu sendiri Bukan menunggu ada yang menemani Kawan, yang disampingmu itu kadang harus pergi, Dalam dekat atau jauh, Dalam lama atau sebentar, Dalam siapa yang akan pamit terlebih dahulu. Ketahuilah kamu hidup bersama kesendirian yang menemani Kadang sendiri melemahkanmu, Merenggut separuh kekuatan untuk bangkit, Menghapus kebahagiaan, Lalu menyayat luka baru untuk dikasihani. Kesendirian itu selalu bersamamu, Sekalipun ada ia di sampingmu Sendiri bukan berarti sepi. Karena sepi tak selalu tertarik pada yang single, Kadang ia hadir pada mereka yang sudah menjalin hubungan, Menjadi orang ketiga lalu mengacaukan segalanya. Belajarlah dari kesendirian, Ketika sendiri kau lemah? Bentuk kamu menjadi kekuatan yang menopang! Yang tak akan pernah membiarkan sendiri mengusik kebersamaanmu dengan kekuatan. Bangkit, Menari, Atau lak...

terima kasih,

Terima kasih, bang.  Kuucap itu seolah benar-benar menghadapimu. Tentu tak sepenuhnya karenamu,  Mungkin hanya sebagian kecil.  Tapi, sungguh, sedikit banyak semuanya terjadi karena aku terinspirasi olehmu.  Ketika sore kemarin berlalu, Itu berarti ada satu langkahku menuju kamu. Kau tau? Alasan untuk apa-apa yang kulakukan sedikit banyak adalah kamu. Terima kasih, bang.  Aku seolah mendengar kalimat 'sama-sama' dari mulutmu. 20 Juli 2020