Langsung ke konten utama

Theme song muktamar Muhammadiyah

Malam senin ini sibuk apa gais?
Daripada galau karna besok upacara, mending ikut nyanyi aja yook! Persembahan pak Din di satu abadnya muhammadiyah.
Oke, check this were out

~
Seabad gerak waktu
Sang Surya bersinar selalu
Dalam berkat rahmat-Mu
Cerahi peradaban mutu

Jutaan insan bersatu
Ribuan amal berpadu
Dalam lingkar syahadat
Bawa Islam penuh rahmat

Ke Jogja kita kembali
Abad kedua kita mulai
Tekad membaja di hati
Walau jalan mendaki

Ayo bergandengan tangan
Hadapi segala tantangan
Gerakan lasykar zaman
Jayalah masa depan

Muhammadiyah satu abad
Saat kita bergembira
Atas segala nikmat
Cabang ranting semua bersua
~

Keren kan kan kan? Pak Din emang jago buat lagu yaa... :D

TAGS: Mars muhammadiyah satu abad. Theme song muktamar.Milad muhammadiyah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bersama Kesendirian

Pada akhirnya dan kenyataannya, Manusia harus mampu bertahan di antara kesendirian Melawan kesendirian itu sendiri Bukan menunggu ada yang menemani Kawan, yang disampingmu itu kadang harus pergi, Dalam dekat atau jauh, Dalam lama atau sebentar, Dalam siapa yang akan pamit terlebih dahulu. Ketahuilah kamu hidup bersama kesendirian yang menemani Kadang sendiri melemahkanmu, Merenggut separuh kekuatan untuk bangkit, Menghapus kebahagiaan, Lalu menyayat luka baru untuk dikasihani. Kesendirian itu selalu bersamamu, Sekalipun ada ia di sampingmu Sendiri bukan berarti sepi. Karena sepi tak selalu tertarik pada yang single, Kadang ia hadir pada mereka yang sudah menjalin hubungan, Menjadi orang ketiga lalu mengacaukan segalanya. Belajarlah dari kesendirian, Ketika sendiri kau lemah? Bentuk kamu menjadi kekuatan yang menopang! Yang tak akan pernah membiarkan sendiri mengusik kebersamaanmu dengan kekuatan. Bangkit, Menari, Atau lak...

terima kasih,

Terima kasih, bang.  Kuucap itu seolah benar-benar menghadapimu. Tentu tak sepenuhnya karenamu,  Mungkin hanya sebagian kecil.  Tapi, sungguh, sedikit banyak semuanya terjadi karena aku terinspirasi olehmu.  Ketika sore kemarin berlalu, Itu berarti ada satu langkahku menuju kamu. Kau tau? Alasan untuk apa-apa yang kulakukan sedikit banyak adalah kamu. Terima kasih, bang.  Aku seolah mendengar kalimat 'sama-sama' dari mulutmu. 20 Juli 2020