Langsung ke konten utama

Ke-47 di Makassar

Di bulan Agustus nanti, akan ada acara penting di keluarga besar Muhammadiyah. Muktamar kali ini akan diadakan di Makassar, sekitar tanggal 3 - 7 agustus. Nahh, di muktamar kali ini, Mars yang akan dinyanyikan adalahhhhh "Indonesia berkemajuan". Malam ini, waktu aku nonton videonya, buat aku jadi mood buat belajar. Yaahhh walau belajarnya juga nyanyi nyanyi sambil senyum senyum nggak jelas di kamar. Pak Din emang jago ciptain lagu. Buktinya ada di post aku sebelumnya.
Di lagu kali ini, sang Pimpinan Muhammadiyah sekarang ini berhasil membangun semangat masyarakat lewat lagu ciptaannya. (Y).

Untuk kalian yang penasaran gimama sih lagunya, aku bakal nulis sepenggal syair dari Pak Din ini.

Sang surya di ufuk tinggi
Cerahi persada negeri
Dari timur gerakkan nurani
Bangkitkan tammadun tinggi
Angin mamiri berhembus kencang
Layar pinisi lebar berkembang
Walau ombak besar menantang
Pantang surut ke belakang

Janganlah kita berpangku tangan
Tegapkan langkah hadapi tantangan
Dengan penuh keyakinan
Kita kan tiba di tujuan

Marilah bangkitkan persyarikatan
Sambil bergandeng tangan
Gerakan dakwah pencerahan
Menuju Indonesia berkemajuan

Dari Makassar ke Makassar
Khittah jadi pegangan dasar
Dakwah pencerahan kian besar
Indonesia maju di jalan benar

Janganlah kita berpangku tangan
Tegapkan langkah hadapi tantangan
Dengan penuh keyakinan
Kita kan tiba di tujuan

Marilah bangkitkan persyarikatan
Sambil bergandeng tangan
Gerakan dakwah pencerahan
Menuju Indonesia berkemajuan

Dan, untuk kalian yang penasaran, dan pengen liat videonya, silahkan klik link di bawah.
Youtube
Jangan lupa juga buat like videonya, sekalian subscribe juga boleh. Aku juga udah subscribe kok. He

Sebenernya si Mars ini pernah ada di TVmu, tapi aku juga belum pernah lihat di tv langsung. Gapapalah yaa...

:D Video di atas berhasil banget bikin aku pengen nabung buat ikut ke Makassar. Udah bisa terbayang gimana disana. Yahhhhh mimpi dulu nggak papalah yaaaa? :D hihi

SUKSESKAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-47 DI MAKASSAR
3-7 AGUSTUS 2015
Selamat menyongsong hari senin kawan....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melempar; terlempar

Siang yang diselingi angin sepoi-sepoi. Berjalan menyusuri jalan setapak, kemudian menaiki anak tangga. Aku sampai di atas, bersamaan pula dengan kamu yang keluar ruang laboratorium. Masih dengan kacamata minus dan jaket parka seperti biasanya. Itu pertama. Kedua kali di hari yang sama. Saat itu aku sedang duduk santai di ruang lab, bercanda dengan kawan. Kamu, memasuki ruangan, menjemput ransel di kursi belakang. Kemudian, ketiga kali. Aku hendak keluar lab, menyusuri lorong, ternyata kamu di sana. Berubah posisi dari jongkok menjadi berdiri. "Permisi, Mas," ucapku. Di lain hari, aku berjumpa denganmu yang memakai setelah rapi. Kemeja putih, celana hitam, sepatu hitam, lengkap dengan dasinya. Sewaktu aku lewat, kamu merubah posisi dari jongkok jadi berdiri. "Permisi, Mas." Selalu itu ucapku. "Permisi," ucap seseorang yang melewatiku. Aku tersadar. Memandang lagi lurus ke depan. Kemeja putih, celana hitam, sepatu hitam, lengkap dengan dasi (kali ini dasi k...

Tulisan Sederhana sewaktu Sumpah Pemuda

Sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 di Jakarta merupakan sepenggal kisah dari runtutan peristiwa yang menjadikan pemuda sebagai tokoh utamanya.  Sebelum itu, terdapat peristiwa-peristiwa yang akhirnya melahirkan gagasan terkait bahasa persatuan. Kemudian gagasan tersebut secara resmi baru ditegaskan melalui Kongres Pemuda II.  Melalui Kongres tersebut, lahirlah tiga ikrar penting: Pertama Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoea Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Pada saat itu organisasi pemuda masih bersifat kedaerahan. Masing-masing daerah membentuk gerakan lokal dengan ciri khasnya sendiri. Setelah peristiwa Kongres Pemuda II tersebut, barulah organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan tersebut melebur menjadi satu. Maka pada tanggal 31 Desember 1930, lahirlah Perkoempoelan In...

Twenty One Pilots featuring Ragil #1

Turn away If you could get me a drink, Of water `cause my lips are chapped and faded Jangan salahkan. Pada hati yang memilih pergi. Sungguh, Mereka punya alasan yang masuk di akal. Walau kadang tak  diinginkan. Karena cinta..... Yang sejati tak akan menyakiti. Call my aunt marie Help her gather all my things And Bury me In all my favourite colours my sisters and my brothers still, Tapi, Bukankah pamit padamu sudah kulakukan? Jangan salahkan aku, Kumohon, Karena ini juga berat untukku. Bukan juga kamu yang bersalah. Namun jika tetap seperti itu, Maka, Biarkan aku yang pergi. Dan lepaskan semua belenggu sendumu. I will not kiss you `cause the hardest part of this is leaving you Apa perlu kuulang lagi? Berhentilah mencintaiku. Karena tak mungkin bagiku, Memenjarakanmu dalam situasi rumit, sekaligus menyakitkan. Berhenti, Jangan beranggapan hanya kamu yang terluka. Karena yang harus kau tahu, Melepa...