Langsung ke konten utama

First Post -> First Life

Hai....
Assalamu'alaikum... semua
Selamat apapun, dimanapun.....
Selamat datang di blog ku,
Untuk posting yang pertama ini, ,aku cuma pengen kenalin blog ini terlebih dahulu.
First post = First life, karna tanpa postingan, blog sama aja mati. Setuju?
Mungkin akan ada banyak macam tulisan. Mulai dari karya fiksi ataupun tulisan non-fiksi. Selamat bergabung di blog ini. Aku berharap.. blog ini bisa bermanfaat bagi siapapun.
Aku pun berharap, blog ini bisa menemani waktu senggang kalian. Seperti halnya secangkir teh manis.
Oh ya...sebenernya postingan ini udah ada di blog-ku sebelumnya. Karna aku ganti blog, aku punya inisiatf buat copy paste aja deh. *ini kan first post juga...... hehe
oke deh, gitu aja.....
tunggu next post ya....
keep calm and keep humble
see you fren.......
Kalo kalian pengen tau twitter-ku klik disini ya...

♥Writer 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bersama Kesendirian

Pada akhirnya dan kenyataannya, Manusia harus mampu bertahan di antara kesendirian Melawan kesendirian itu sendiri Bukan menunggu ada yang menemani Kawan, yang disampingmu itu kadang harus pergi, Dalam dekat atau jauh, Dalam lama atau sebentar, Dalam siapa yang akan pamit terlebih dahulu. Ketahuilah kamu hidup bersama kesendirian yang menemani Kadang sendiri melemahkanmu, Merenggut separuh kekuatan untuk bangkit, Menghapus kebahagiaan, Lalu menyayat luka baru untuk dikasihani. Kesendirian itu selalu bersamamu, Sekalipun ada ia di sampingmu Sendiri bukan berarti sepi. Karena sepi tak selalu tertarik pada yang single, Kadang ia hadir pada mereka yang sudah menjalin hubungan, Menjadi orang ketiga lalu mengacaukan segalanya. Belajarlah dari kesendirian, Ketika sendiri kau lemah? Bentuk kamu menjadi kekuatan yang menopang! Yang tak akan pernah membiarkan sendiri mengusik kebersamaanmu dengan kekuatan. Bangkit, Menari, Atau lak...

terima kasih,

Terima kasih, bang.  Kuucap itu seolah benar-benar menghadapimu. Tentu tak sepenuhnya karenamu,  Mungkin hanya sebagian kecil.  Tapi, sungguh, sedikit banyak semuanya terjadi karena aku terinspirasi olehmu.  Ketika sore kemarin berlalu, Itu berarti ada satu langkahku menuju kamu. Kau tau? Alasan untuk apa-apa yang kulakukan sedikit banyak adalah kamu. Terima kasih, bang.  Aku seolah mendengar kalimat 'sama-sama' dari mulutmu. 20 Juli 2020